Implementasi Sistem Monitoring dan Logging Menggunakan Ansible Pada Project di PT Itsavirus
Abstract
Penggunaan Cloud computing dan platform open source menjadi solusi utama dalam meningkatkan efisiensi proses pengembangansebuah aplikasi. PT itsavirus sebagai software house yang menggunakan AWS (Amazon Web Service) dalam proses pengembangan ataupun penyebaranaplikasi kepada user, menghadapi tantangan dalam melakukan proses monitoring dan logging dalam menggunakan layanan AWS, di mana akses tersebut terbatas bagi tim pengembang, memperlambat proses troubleshooting. Selain itu, otomatisasi dalam melakukan instalasi dan konfigurasi server menjadi kebutuhan penting guna meningkatkan efisiensi kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas platform terpusat dalam menyatukan monitoring sumber daya dan logging aplikasi dengan automation, serta dampaknya terhadap kecepatan identifikasi dan penyelesaian masalah dalam pengelolaan infrastruktur IT di PT Itsavirus. Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan WaterfallMethodology digunakan pada penelitian ini. Dengan melakukan analisa sistem, perancangan sistem dengan merancang cloud architecture diagram, implementasi sistem menggunakan tools Ansible sebagai otomatisasi insitalasi dan konfigurasi server, penggunaan open-source platform seperti Grafana, loki, promtail, Prometheus, node exporter, dan juga cadvisor dalam membagun sistem monitoring dan logging.pengujian akan dilakukan menggunakan stopwatch untuk membandingkan waktu deployment menggunakan Ansible dengan metode manual, serta mengukur waktu yang dibutuhkan developer dalam memperoleh log aplikasi dari cloud menggunakan Grafana dibandingkan dengan metode sebelumnya. Pengujian dilakukan dalam lima iterasi untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.Tercatat dalam penelitan ini rata-rata waktu yang di gunakan Ansible untuk melakukan deployment secara otomatis adalah 87,19 detik dan waktu yang digunakan developer untuk menggunakan Grafana sebagai sistem monitoring dan logging terpusat adalah 24,94 detik. Dengan hasilpenelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan manusia, serta mempercepat troubleshooting dalam proses pengembangan aplikasi di PT Itsavirus.