Animasi 2D Pembelajaran Bahasa Bali (Studi Kasus TK Negeri Desa Banjarangkan)
Abstract
TK Negeri Desa Banjarangkan merupakan salah satu TK Negeri yang berlokasi di Jalan Kelapa Gading No. 12, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Dalam proses pembelajaran Bahasa Bali di TK Negeri Desa Banjarangkan masih menggunakan video dari Youtube dan penjelasan dari guru maupun penyuluh Bahasa Bali yang ditugaskan oleh dinas Desa Banjarangkan. Hal ini menyulitkan pihak sekolah dalam menyediakan media pembelajaran yang sesuai dengan tema pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Oleh sebab itu, dengan adanya Animasi 2D Pembelajaran Bahasa Bali dapat memberikan kemudahan kepada pihak sekolah dalam menyiapkan materi pembelajaran Bahasa Bali yang sesuai dengan tema pada Kurikulum Merdeka. Pembuatan Animasi 2D Pembelajaran Bahasa Bali ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahapan Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Tahap Evaluate melalui 2 tahap pengujian yaitu Alpha Testing yang melibatkan ahli materi, ahli media, ahli bahasa dan Beta Testing yang melibatkan guru pengajar untuk menilaian penggunaan animasi. Pada Alpha Testing, hasil pengujian ahli materi mendapatkan persentase 96% kategori “Sangat Layak”, ahli Bahasa mendapatkan persentase 90% kategori “Sangat Layak” dan hasil pengujian ahli media mendapatkan persentase 89% kategori “Sangat Layak”. Kemudian pada Beta Testing menggunakan System Usability Scale (SUS) memperoleh nilai rata- rata responden adalah 78,33 dengan kategori “Good”.Downloads
Published
2025-03-25
How to Cite
Galang Prabasanti Januarta, Ketut Gus Oka Ciptahadi, & Ni Wayan Setiasih. (2025). Animasi 2D Pembelajaran Bahasa Bali (Studi Kasus TK Negeri Desa Banjarangkan). Seminar Hasil Penelitian Informatika Dan Komputer (SPINTER) | Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM Bali, 2(1), 679–684. Retrieved from https://spinter.stikom-bali.ac.id/index.php/spinter/article/view/701
Issue
Section
Articles