Penerapan IoT dan KNN untuk Otomatisasi Penyiraman Tanaman Tomat Studi Kasus di Desa Tibubeneng

Authors

  • Damar Lintang Pangayoman ITB STIKOM Bali
  • I Wayan Ardiyasa ITB STIKOM Bali
  • I Gusti Ngurah Ady Kusuma ITB STIKOM Bali

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang sangat populer di Desa Tibubeneng dibudidayakan secara meluas. Desa ini memiliki iklim dan kondisi tanah yang mendukung budidaya tomat, kelemahan dari praktik masyarakat petani tomat di wilayah Tibubeneng adalah melakukan penyiraman secara manual yang memakan waktu dan tenaga. Untuk memperoleh keuntungan yang optimal dibutuhkan efisiensi penanaman, salah satu cara adalah dengan penyiraman otomatis yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan K-Nearest Neighbors (KNN). Sistem yang dikembangkan menggunakan sensor untuk mengukur kelembaban tanah, suhu udara, dan kelembaban udara. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam memprediksi kebutuhan penyiraman dengan nilai macro precision sebesar 95.1%, macro recall sebesar 96.4%, macro f1-score sebesar 95.7%, dan accuracy sebesar 96.9%. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air, waktu dan tenaga petani dan memberikan manfaat bagi para petani dalam mendukung keberlanjutan pertanian Tomat di Desa Tibubeneng.

Downloads

Published

2025-03-25

How to Cite

Damar Lintang Pangayoman, I Wayan Ardiyasa, & I Gusti Ngurah Ady Kusuma. (2025). Penerapan IoT dan KNN untuk Otomatisasi Penyiraman Tanaman Tomat Studi Kasus di Desa Tibubeneng. Seminar Hasil Penelitian Informatika Dan Komputer (SPINTER) | Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM Bali, 2(1), 745–750. Retrieved from https://spinter.stikom-bali.ac.id/index.php/spinter/article/view/664