Implementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan MikroTik Router Dengan Metode Hierarchical Token Bucket
Abstract
Layanan jaringan internet telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan modern, khususnya untuk mendukung berbagai aspek operasional perusahaan. PT. Mari Buka Akses, yang bergerak di bidang pembangunan jaringan internet, menghadapi tantangan dalam mengelola kualitas dan performa jaringan, terutama saat terjadi lonjakan jumlah pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan manajemen bandwidth menggunakan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) untuk memastikan distribusi bandwidth yang efisien. MikroTik RB-941 digunakan sebagai perangkat utama dalam mengimplementasikan HTB untuk membagi bandwidth ke dalam tiga kelas: Management, Office, dan Operational, dengan alokasi bandwidth masing-masing 12 Mbps, 8 Mbps, dan 5 Mbps. Selain itu, perangkat Access Point (AP) digunakan untuk memperluas jangkauan jaringan dan memastikan kualitas sinyal di seluruh area Perusahaan. Pengujian dilakukan melalui speed test dan analisis Quality of Service (QoS) menggunakan Wireshark. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi HTB efektif dalam mengelola bandwidth, dengan memberikan prioritas lebih tinggi pada kelas Management, sementara kelas Office dan Operational mendapatkan alokasi bandwidth yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, pengujian QoS menunjukkan perbaikan dalam distribusi trafik dan kualitas layanan jaringan setelah penerapan HTB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HTB dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan bandwidth dan kinerja jaringan di lingkungan dengan banyak pengguna.